Sunday, May 12, 2013

my Dorm Parent




Nikon D5000; f/5; 1/80 sec; ISO-640; Lens kit 18-55; olah digital

Breaking the Rules


My life is not as simple as turning my palm. Life as a student in one of university at Capital gives me so many option. Sometimes it gives me happiness, but sometimes it gives sadness. There are so many part of my life that always show me the definition of dilemmatic, for instance choosing my hobby or obeying the rules where I live.

This semester I felt so bored. I don’t know what I have to do. This feeling came after I finished my second practicum. I did everything just to complete my duty as a scholarship student. However, I didn’t study wholeheartedly. Everything became to change when I first heard about climbing M.T Gede that was held by Asthabarata an UKM in UPH. It invited me and brought up the spirit within me.

Honestly I felt so uncertain about this event, because my overnight stay letter was rejected by my Dorm Parent. On the other side, I really wanted to participate in this event. It is because I love to have an adventure. Short story, I went to M.T Gede without the permission from my dorm parent.

Unfortunately, my dorm parent knew about it. When I came back from climbing, I was called by my dorm parent. I was so surprised, I felt so scared, but I have to face it. My SPV and I got a really big problem. I was threatened to get a SP and my SPV was threatened to being fired. It really scares me, even until now. All I could do is only apologizing for my mistake. Through this experience, I learned that I have to choose every option in my life wisely and not to follow my own desire and thought. Unless, I have to be ready to get the consequence for it.

Kaliwiro memory


Canon Digital IXUS 85 IS; f/2.8; 1/30 sec; ISO-200; olah digital-pixlr

Simbah Joko yang jadi Lurah

Lukisan cahaya tentang simbah yang sedang menantikan hasil pemilihan suara lurah :D


Canon Digital IXUS 85 IS; f/4.5; 1/8 sec; ISO 200; olah digital 

Goresan kenangan

Keluarga adalah pemberian Tuhan serta wujud nyata kasih sayang atas umatNya. Setiap detik yang boleh dilewati, meski bersama, atau terpisah ruang dan waktu, tak menjadi halangan. Hidupnya, menjadi inspirasi, mewarnai, serta memahami :))









a Moment

Tak terasa, waktu begitu deras mengikis setiap jejak langkah yang pernah dilalui. Meninggalkan jutaan kenangan, menggoreskan kisah, membuat haus bercampur haru. Sekitar bulan September 2009 keluarga dari simbah Sukirman melakukan perjalanan ke kota seberang, Purbalingga. Momen berbahagia itu kami habiskan untuk melihat keindahan ikan-ikan serta menenggelamkan diri dalam belaian kolam renang. Saat itu, kejadian itu, merindukan... :)










Cerita cita, bicara tentang cinta :))

Wednesday, May 8, 2013

Pesan ibu untuk dirimu

Berat beban kehidupan, indah senang sorak kehidupan berlalu lalang dalam langkah perjalanan. Tidak selamanya segala asa dapat tercapai, ada kalanya kita merasakan "kalah" untuk mengerti bagaimana cara untuk melangkah. Kini saatnya sedikit mengangkat kepala, melebarkan telinga, membuka pintu samudera hati. Ibu telah berpesan ibu telah menyampaikan, tugas mu, hanya melakukannya, hanya menurutinya. Terimakasih ibu, buat setiap kesabaran dan pengertian yang boleh engkau berikan. Biarlah amanatmu terpatri jelas dalam benak hati luka ini. Menjadi obat, penawar serta penunjuk jalan. Kabut mulai pudar, saatnya melanjutkan perjalanan, kini semuanya telah jelas tersingkap, terimakasih Tuhan, terimakasih ibu.

Tuesday, May 7, 2013

The True Colors come Within

Kehilangan visi menjadi masalah yang lekat menemani belakangan ini. Menjalani aktivitas tanpa adanya tujuan menjadi warna minor hidup ini. Entah mengapa, entah kenapa, mungkin ini pertanda, bahwa sudah saatnya kembali kejalanNya. TuntunanNya akan membawa kepada kedamaian. Hopefully...